Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya, mulai menyiapkan lahan pemakaman baru. Hal ini dikarenakan tempat Pemakaman Umum atau TPU covid-19 di Keputih dan babat jerawat hampir penuh. Rencananya, Pemkot Surabaya akan menyiapkan lahan makam di daerah Warung Gunung seluas 50 hektar.

Hampir 1 Tahun sudah, pandemi covid-19 terjadi di Indonesia. Hingga saat ini, di Surabaya angka kematian kasus covid-19 masih tinggi dan terus bertambah. Dampaknya, Tempat Pemakaman Umum/TPU yang disediakan Pemkot Surabaya di dua lokasi, Yaitu, TPU Keputih dan Babat Jerawat saat ini hampir penuh.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus kematian covid-19, Pemkot Surabaya berencana  menambah lahan makam covid-19 seluas 50 hektar di Waru Gunung Surabaya. Lahan ini, merupakan aset Pemkot Surabaya, dan lokasinya jauh dari pemukiman warga.

Penegasan itu dikemukakan Plt Wali Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana di Surabaya Selasa (2/2). ‘’Saat ini, kapasitas lahan makam yang tersisa hanya tinggal 1.000 liang lahat, 500 di TPU Keputih dan 500 di TPU Babat Jerawat. Sedangkan di Waru Gunung nanti kapasitasnya sekitar 2.000 liang lahat,’’ kata Wisnu Sakti Buana.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa, penambahan lahan makam covid-19 ini hanya untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan. Namun, ia berharap kasus kematian covid-19 di Surabaya bisa menurun.

Berdasarkan data yang ada, hingga saat ini tercatat kasus kematian covid-19 di Surabaya mencapai 3.259 orang, 1.230 di Makamkan di Babat Jerawat dan 2.029  di makamkan di TPU Keputih. (stady/stv)