Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Dalam menghadapi era teknologi digital dan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka/MBKM dari kemendikbud, salah satu universitas di Surabaya melakukan penggabungan dua fakultas. Salah satu implementasi dari program ini ialah mahasiswa diberi hak untuk belajar di luar kampus.

Rektor Unusa Surabaya, Prof Achmad Jazidie, menjelaskan, penggabungan dua fakultas antara ekonomi bisnis dan fakultas teknik ini sebagai bentuk intensif dalam program merdeka belajar dan kampus merdeka yang dimiliki kemendikbud.

‘’Salah satu implementasi program merdeka belajar dan kampus merdeka, mahasiswa diberi hak untuk belajar di luar kampus. hal ini, sebagai bentuk realisasi kepada mahasiswa agar bisa magang di dunia industri dan usaha,” kata Prof Achmad Jazidie, di Surabaya Selasa (2/2).

Penggabungan dua fakultas ini sebagai upaya merespons perkembangan teknologi yang semakin berkembang. Kemajuan teknologi digital mempengaruhi dinamika kebiasaan ekonomi masyarakat dunia, khususnya di Indonesia.

Teknologi digital ini sudah bisa dirasakan, terlebih di dunia perbankan yang mulai menyasar teknologi digital penggabungan dua fakultas ini menjadi salah satu ikhtiar dalam dunia pendidikan tinggi untuk merumuskan dan mengantisipasi perkembangan ekonomi di masa depan. (agung/stv)