Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Polisi berhasil membekuk sindikat pengedar uang palsu/upal, saat akan bertransaksi. Petugas juga berhasil mengamankan 3 orang tersangka saat hendak bertransaksi di salah satu food court di kawasan Jalan Karah, Surabaya.

Dari pengakuan tersangka, perbandingan penjualannya satu juta uang asli di tukar dengan 4 juta uang palsu. Dari penangkapan ini, Polisi mengamankan uang palsu sebanyak 1.050 lembar pecahan Rp 100.000.

Sekilas, uang pecahan ini tampak seperti asli. Namun, ternyata uang pecahan ratusan ribu rupiah ini uang palsu, hasil pengungkapan yang dilakukan Polisi dari Unit Reserse Krimnal Polsek Jambangan, Surabaya. Tak tanggung-tanggung, polisi berhasil menyita uang palsu pecahan Rp 100.000 sebanyak 1.050 lembar.

Tiga orang tersangka juga berhasil dibekuk, dua diantaranya merupakan warga Solo, Jawa Tengah. Sementara, satu tersangka lain adalah warga Nganjuk. Tiga orang ini rencananya akan mengantarkan uang palsu, kepada salah satu pemesan yang kabur saat penangkapan di salah satu food court di kawasan Jalan Karah, Surabaya.

Kapolsek Jambangan, Kompol Isharyata, mengatakan, saat ditangkap petugas berhasil mengamankan tas berisi upal pecahan Rp 100.000 sebanyak 1.050 lembar. ‘’Dari pengakuan tersangka, perbandingan penjualan upal tersebut, Rp 4 juta upal dijual dengan harga Rp 1 juta uang asli,’’ kata Isharyata, di Surabaya Rabu (20/1).

Saat ini, polisi tengah melakukan pengembangan dengan memburu pembeli uang palsu dan pembuat uang palsuyang diduga diproduksi di salah satu kota di Jatim. (feri/stv)