Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Aktivitas gunung api Raung, Banyuwangi mulai meningkat lagi. Meski masih berstatus normal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi menyerukan jalur pendakian ke gunung setinggi 3.260 mdpl itu ditutup. Alasannya, terjadi peningkatan erupsi, sehingga membahayakan pendaki.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Banyuwangi Eka Muharam mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan dari petugas Pos Pengamatan Gunung Api Raung. “Laporannya ada erupsi kecil mulai pukul 05.00 WIB. Sebelumnya, mulai Rabu (20/1) malam terjadi gempa tremor dan embusan,” kata Eka Muharam lewat telepon, Kamis (21/1) siang.

Tanda-tanda ini, kata Eka, menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari Gunung Raung. Terkait ini, lanjut Eka, pihaknya sudah melaporkannya ke BPBD Provinsi Jatim hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Eka menambahkan, pihaknya juga meminta Camat Kalibaru melakukan imbauan penutupan jalur pendakian Raung. Selama ini, pendakian melalui jalur Wonorejo, Kecamatan Kalibaru. Sehingga, antisipasi awal, pendaki dilarang naik dan mendekati kawah.

“Terkait antisipasi, kami terus koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMG),” jelasnya. Sejauh ini, lanjut dia, status Raung masih level normal. Sehingga, kesiapan kebencanaan masih kategori normal.

Menurut Eka, kebijakan kebencanaan tetap mengacu pada rekomendasi PVMBG. Jika Raung dinyatakan naik level, mulai waspada hingga siaga, sudah ada standar penanganan. “Jadi, sampai sekarang belum ada pernyataan resmi peningkatan status Raung, meski ada peningkatan aktivitas. Jika masih normal, respon kebencanaan tetap normal,” tegasnya.

Pihaknya tetap pada posisi siaga terkait kondisi ini. Artinya, lanjut Eka, berbagai persiapan sudah dilakukan jika peningkatan status Raung bakal terjadi. Gunung Raung berada di selatan Kota Banyuwangi. Kaki gunung ini juga berada di Jember dan Bondowoso.

Puncak Raung memiliki kaldera yang cukup besar. Terakhir, gunung ini meletus tahun 2015 silam. Dampaknya hujan abu dan ditutupnya penerbangan ke Bali. (wir)