Blitar, (bisnissurabaya.com) – Setelah dinyatakan positif Covid-19 dari klaster pondok pesantren, enam orang santri dijemput tim covid hunter kabupanten Blitar. Mereka dipindahkan ke rumah isolasi yang disiapkan petugas untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang kian meluas di kota seribu candi.

Petugas gabungan yang terdiri dari Tim Covid Hunter Polres Blitar serta Gugus Tugas Penanganan Covid-19 setempat, melakukan penjemputan terhadap enam orang santri yang dinyatakan positif. Keenam santri asal Kecamatan Gandusari yang menjalani isolasi mandiri di rumah ini dijemput petugas untuk dibawa ke rumah isolasi untuk menjalani karantina selama 14 hari kedepan.

Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela, mengatakan, para santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini diduga terpapar dari klaster pondok pesantren tempat ia belajar. Pihaknya juga akan terus berkordinasi dengan satuan tugas penanganan Covid-19 untuk melakukan penjemputan pasien lain yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Selain untuk mencegah adanya klaster keluarga, penjemputan ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Blitar. (khoirul/stv)