Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Tenaga kesehatan/Nakes dan karyawan di Rumah Sakit Islam/RSI Ahmad Yani Surabaya, menjalani vaksinasi Covid-19. Vaksin tahap pertama ini untuk 490 dari 665 karyawan. Alasannya, karena baru 490 karyawan yang bisa melakukan daftar ulang secara online. Sisanya, masih mengalami kendala sistem online.

Sebanyak 490 nakes dan karyawan di RSI A Yani Surabaya divaksin melalui beberapa sesi. Dalam sehari RS ini menggelar vaksinasi sebanyak dua hingga tiga sesi. Dimana satu sesi untuk 15 orang nakes.

Salah seorang nakes yang divaksin pertama kali adalah Wakil Direktur Medis di RSI A Yani Surabaya, Drg Laili Rachmawati. Selain itu, ada Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo, dr Hidayatullah, yang memang mendapatkan jadwal vaksin pada Senin (18/1) pagi.

Dokter Hidayatullah, yang mendapatkan giliran pertama mengaku, lega, bisa vaksin Covid-19. Secara psikologis, dirinya lega dan saat disuntik tidak merasakan apa-apa. Begitu juga setelah divaksin juga tidak merasakan gejala apa-apa.

Vaksin Covid-19 sesi pertama diikuti 29 nakes dan karyawan. Pihak RS menyiapkan tiga vaksinator yang terdiri dari dua dokter dan satu bidan, dibantu beberapa perawat dan administrasi untuk proses pendaftaran dan skrining awal penerima vaksin.

Dirut RSI A Yani Surabaya, dr Dodo Anondo, mengatakan, pihak RS memperkirakan, vaksin tahap pertama di RS milik warga Nahdliyyin ini, akan selesai pada awal Februari mendatang. Termasuk juga Nakes dan karyawan yang sampai saat ini, masih belum bisa mendaftar ulang karena ada kendala sistem online. (irwanda/stv)