Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Ada puluhan pejabat Jawa Timur/Jatim yang disuntik vaksin di Grahadi Kamis (14/1) pagi. Sedikitnya, ada 22 nama yang akan mendapat vaksin sinovac. Tetapi, hanya 21 orang yang dilakukan vaksinasi. Yang mengejutkan, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak, menjadi yang pertama mendapat suntik vaksin, dengan d temani istri Arumi Bachin.

Emil Elestianto Dardak, akhirnya menjadi orang pertama di Jatim yang divaksinisasi. Proses pelaksanaan vaksin untuk pertama kali ini dilaksanakan di Grahadi usai sambutan dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, melalui daring. Sebelum melakukan proses vaksinisasi, Emil, didampingi istrinya, Arumi Bachsin masuk ke meja satu untuk proses verifikasi data.

Tahapan petama, Emil, menjalani proses pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tensi darah. Kemudian menjawab beberapa pertanyaan terkait kondisi kesehatan, di meja dua, sekitar 10 menit. Setelah itu, baru menjalani penyuntikan vaksin di meja ketiga. Wajahnya tampak enjoy penuh senyum, terhadap media yang berada di depan. Ia juga mendapat semangat dari para wartawan dan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah.

Emil Elistianto Dardak, mengaku jika saat vaksinisasi pertama ini tensi darahnya lebih tinggi dibandingkan biasanya, yaitu 133. Padahal, biasanya hanya 110. Namun, kenaikan tersebut tidak menjadi masalah untuk dilakukan vaksinisasi karena masih di ambang batas normal.

Hingga usai dilakukan vaksinisasi emil, mengaku tidak merasakan efek samping apapun dan berharap semuanya aman dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Saat ini, proses vaksinasi masih berjalan. Ada 22 orang yang dilakukan vaksin termasuk forkopimda.

Diantaranya, Wakapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Sekda dan beberapa dokter yang ikut divaksin. Namun, pada vaksinasi tahap pertama ini hanya 21 orang yang dilakukan vaksinasi, karena satu orang yang sudah terdaftar tensi darahnya terlalu tinggi. Setelahnya proses vaksinasi terus dilakukan menunggu pengiriman vaksin tahap dua. (irwanda/stv)