Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Jasa Raharja cabang Jawa Timur mendatangi rumah duka Fadly Satrianto, korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 untuk memberikan santunan. Pemberian santunan ini setelah tim gabungan menemukan dan mengidentifikasi jenazah atas nama Fadly Satrianto, sebagai extra crew yang menumpang di pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Kedatangan Jasa Raharja cabang Jawa Timur di rumah duka Fadly Satrianto, korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Jalan Tanjung Pinang nomor 72A Surabaya ini untuk memberikan santunan kepada keluarga Fadly Satrianto santunan berupa uang sebesar Rp 50 juta,  diserahkan pihak Jasa Raharja kepada kedua orangtua Fadly Satrianto.

Pemberian santunan ini setelah Selasa (12/1) malam, tim gabungan menemukan dan mengidentifikasi 3 jenazah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Salah satunya atas nama Fadly Satrianto,  warga Surabaya. Karena itu, Kacab Jasa Raharja Jatim, Suhadi, mengatakan pihaknya memiliki kewajiban untuk membayarkan santunan kepada korban yang sudah teridentifikasi.

‘’Korban terjamin Jasa Raharja dan besaran santunan berdasarkan peraturan Menteri Keuangan no. 15/ PMK/010/2017,’’ kata Suhadi di Surabaya Rabu (13/1). Ia menambahkan,  pemberian ini, sebagai hak santunan kepada pihak ahli waris yang sah sebagai bentuk perlindungan dasar kepada masyarakat sebagai manifestasi negara hadir di setiap sendi kehidupan masyarakat. (farid/stv)