Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pakar ekonomi Jamhadi, menilai datangnya vaksin Sinovac dan ketika digunakan diprediksi membuat ekonomi Indonesia tumbuh 1,5 persen di semester pertama 2021.

Pakar ekonomi, Jamhadi, mengatakan, selama 2020 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi hingga menyebabkan defisit 3 persen. Karena itu, dengan hadirnya vaksin membuat upaya pemerintah membuahkan hasil, lantaran orang yang terpapar Covid-19 menjadi berkurang dan mungkin ada korelasinya dengan meningkatnya kinerja perekonomian.

Jamhadi, menjelaskan, defisit ekonomi Indonesia masih lebih bagus dari negara lain di Asia, Eropa dan Amerika pada 2020. Karena itu, dengan penggunaan vaksin tersebut kepada jutaan masyarakat tanah air bisa membuat laju perekonomian negara tumbuh positif.

Meski awal Januari 2021, situasi pandemi Covid-19 masih menjadi cobaan dengan munculnya klaster baru. Jamhadi, mengimbau masyarakat tetap mendukung program pemerintah memutus rantai penyebaran virus Corona dengan tertib 3 M. Antara lain, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (agung/stv)