Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pelaksana tugas/Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengikuti rapat koordinasi persiapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat/PPKM yang berlangsung secara virtual. Rapat koordinasi tersebut dipimpin Gubernur Jawa Timur/Jatim,  Khofifah Indar Parawansa, dan diikuti oleh kepala daerah yang melaksanakan PPKM.

Pada kesempatan itu, Whisnu, memaparkan poin-poin yang menjadi pembahasan pada rapat tersebut, diantaranya berkaitan dengan pembatasan jam operasional mall maupun pusat perbelanjaan. Hal itu sesuai dengan peraturan Walikota nomor 2 tahun 2021.

Perubahan atas peraturan Perwali nomor 67 tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Surabaya yang semula pukul 22.00 WIB menjadi pukul 20.00 WIB.

Selain itu, terkait Work From Home (WFH) 75 persen juga diberlakukan bagi seluruh perusahaan termasuk swasta yang ada di kota Pahlawan.  Namun, Whisnu menegaskan pengecualian bagi industri atau pabrik dengan catatan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan secara ketat.

Tak hanya itu, berdasarkan diskusi pada rapat maka diadakan filterisasi dan pemantauan di setiap perbatasan kota terutama, di tiga titik yakni di Bunderan Waru tepatnya di depan Cito Mall, Tambak Oso Wilangun dan terakhir di wilayah Merr.

Pada kesempatan yang sama, Whisnu berpesan kepada warga agar tidak perlu trauma seperti pembatasan sosial berskala besar/PSBB. Lalu, ia berharap warga bersama-sama tetap menjalankan prokes dengan ketat dimana pun berada. (stady/stv)