Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Secara teknis Pemkot Surabaya siap untuk melaksanakan vaksinasi. Kesiapan dipastikan dari tempat penyimpanan vaksin, tenaga kesehatan, serta data orang penerima vaksin.

“Pemerintah kota Surabaya menyatakan, kesiapannya dalam menindaklanjuti arahan dari pemerintah pusat terkait vaksinasi Covid-19, yang akan dimulai serentak di Jakarta, 13 Januari,” kata Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, usai mengikuti rapat koordinasi sekolah tatap muka, di Balai Kota Surabaya Jum’at (8/1).

Selanjutnya, kata dia, vaksin Covid-19 akan ditindaklanjuti di tingkat provinsi dan kabupaten, kota pada 14 – 15 Januari.

Hingga saat ini, Surabaya belum mendapat jatah vaksin Sinovac dari Dinas Kesehatan Jatim. Whisnu, berharap vaksinasi nantinya bisa dimasifkan di kota pahlawan. Sementara, jumlah penduduk dan tenaga kesehatan yang diajukan mendapat vaksin Covid-19 ada 1,9 juta orang sesuai kriteria. Usia 18 hingga 59 tahun dan tidak memiliki komorbid. Pemberian vaksin akan dilakukan sebanyak dua kali.

Whisnu, menambahkan, data penerima vaksin terus di update setiap hari, di kementerian dalam negeri. Sehingga pria yang akrab disapa WS ini menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak khawatir tidak kebagian vaksin. Karena, vaksin ini akan datang bergelombang selama 15 bulan, sesuai dengan target presiden. (bw)