Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pasca libur natal dan tahun baru, Universitas Airlangga/Unair memberlakukan penutupan semua wilayah kampusnya. Penutupan ini, dilakukan sejak tanggal 4 – 17 Januari 2021. Terkait penutupan, semua dosen, tenaga pendidikan dan mahasiswa disarankan melakukan kegiatan kedinasan di rumah. Hal ini, dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Surabaya.

Setelah kampus ITS di lockdown, giliran Unair memberlakukan hal serupa. Pintu gerbang masuk ditutup dengan portal dan dijaga petugas keamanan kampus. Semua pihak yang hendak masuk ke dalam kampus ditanya keperluannya.

Penutupan kampus ini berlangsung mulai 4 – 17 Januari mendatang, seperti yang tertera pada edaran yang ditanda tangani Rektor Unair Profesor Muhammad Nasih. “Baik dosen, tenaga pendidikan dan mahasiswa yang hendak melakukan kegiatan di kampus harus bisa menunjukkan surat PCR atau SWAB dengan hasil negatif Covid-19,” kata
Kepala Pusat Komunikasi dan Informasi Publik Unair, Martha Kurnia, di Surabaya Selasa (5/1).

Ia menegaskan, penutupan aktifitas di kampus Unair ini sebagai upaya antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 di kampus Unair, dimana penyebaran corona di Surabaya terus meningkat. “Dengan penutupan kampus Unair pasca libur Natal dan Tahun Baru ini, bisa membantu memutus mata rantai penyebaran covid-19, sehingga tidak terjadi klaster baru,” ujarnya. (bw)