Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Hari masih pagi. Waktu menunjukan pukul 09.00 WIB. Tapi rumah Gubernur Jatim di Kawasan Jemursari, Wonocolo, Surabaya tampak ramai didatangi belasan orang berseragam kaos biru bertuliskan Taruna Siaga Bencana/Tagana.

Kehadiran mereka di kediaman gubernur yang juga mantan Menteri Sosial tersebut lengkap dengan peralatan,  dimaksudkan untuk melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan. Beberapa hari sebelumnya, relawan bencana dibawah pembinaan Kementerian Sosial tersebut sudah berkomunikasi dengan pihak Kelurahan untuk kelancaran kegiatan dimaksud.

“Kegiatan ini bertujuan memutus penyebaran virus covid-19 di masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Koordinator Tagana Kota Surabaya, Sigit Eki Ariyanto, di Surabaya Rabu (6/1) pagi.

Kegiatan penyemprotan ini melibatkan beberapa personel Tagana yang sudah terbiasa penugasan di lapangan. Diantaranya : Tri Swandayono, Paryudi, Maryono, Ashadi, Tiga,Slamet,Rawan, Inggil, Agus, Wahyu Nurjanah, Sri Fadilah, Fandreas, Yayuk Suhandariyani, dan Listi. Selain melakukan penyemprotan disinfektan, mereka juga membagikan masker dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan.

“Kami akan terus memberikan motivasi kepada masyarakat tentang pentingnya hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan,” jelas Sigit, yang juga mantan Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IKA PSM) Jatim ini.

Dinas Sosial Surabaya dan Dinas Sosial Jawa Timur/Jatim selaku pembina Tagana, menyampaikan apresiasi positif terhadap inisiatif dan langkah cepat yang diambil Tagana Surabaya. Diharapkan,  dengan kegiatan tersebut dapat mencegah penyebaran virus covid-19 di sekitar kediaman gubernur. Mengingat orang nomor satu di Jatim ini juga terpapar virus asal China itu. (nanang)