Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Malam Tahun Baru di Surabaya dipastikan akan dilakukan filterisasi warga yang akan masuk Surabaya. Selain itu, sesuai maklumat Kapolri, semua tempat usaha harus menghentikan operasionalnya pada pukul 20.00 WIB.

Jelang malam Tahun Baru, Pemkot Surabaya menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait penanganan Covid- 19. Yakni, TNI, Polri, Persakmi serta IDI Surabaya. Khususnya, saat perayaan malam tahun baru yang biasanya terjadi kerumunan massa.

Plt Wali Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana, mengatakan, akan ada filterisasi warga yang akan masuk ke Surabaya di delapan titik perbatasan Surabaya. Diantaranya, di Bundaran Waru atau samping Mall Cito, Terminal Osowilangun, Karang Pilang- Wiyung, Benowo, Rungkut Menanggal, Merr Gunung Anyar dan Jembatan Suramadu.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga menyiagakan 10 lokasi untuk SWAB Hunter sebagai antisipasi jika diperlukan. Sementara, mengenai jam malam akan dilakukan sesuai maklumat Kapolri yang membatasi hingga pukul 20.00 WIB, dimana semua tempat usaha harus menghentikan operasionalnya. Seperti mall, restoran, kafe atau tempat hiburan. Termasuk kegiatan perayaan malam Tahun Baru juga dilarang.

Pemkot Surabaya berharap tidak ada lagi lonjakan jumlah pasien terkonfirmasi Covid- 19. Karena itu, setelah liburan tahun baru usai pemkot akan kembali melakukan evaluasi. (stady/stv)