Surabaya, (bisnissurabaya.com) – DPRD Kota Surabaya, mengusulkan pemberhentian Tri Rismaharini, sebagai Wali Kota Surabaya periode 2015-2020, dan pengangkatan Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana, menjadi wali kota. Rapat paripurna ini, sebagai respon cepat, dari surat kawat kementerian dalam negeri, dan surat Gubernur Jawa Timur/Jatim terkait pengangkatan Whisnu, sebagai pelaksana tugas/Plt Wali Kota Surabaya.

Penegasan ini dikemukakan, Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, di Surabaya Senin (28/12). Ia mengatakan, rapat paripurna yang digelar merupakan respon cepat dari surat kawat kemendagri dan surat Gubernur Jatim, terkait pengangkatan Whisnu, sebagai Plt Wali Kota Surabaya.

Alasannya, karena Tri Rismaharini, telah menjabat Menteri Sosial. Namun, sebelumnya, pihaknya telah mengusulkan pengangkatan Whisnu, sebagai Wali Kota Surabaya definitif.

Disaat yang sama, Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, menyampaikan, ucapan terima kasih, kepada unsur pimpinan dan seluruh anggota DPRD Surabaya, karena telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

Terkait paripurna tentang pemberhentian wali kota dan pengangkatan dirinya sebagai Plt, Whisnu, mengaku, prosesi tersebut merupakan tahapan yang harus dilakukan.

Menurut Whisnu, definitif itu hanya soal formalitas. Tapi surat plt dari gubernur sudah jelas dan secara undang-undang, dirinya harus melaksanakan tugas-tugas wali kota. Terkait program kerja, Whisnu, tetap akan melanjutkan apa yang sudah ditetapkan wali kota Risma, di dua bulan sisa masa kerja. (stady/stv)