Mensos Menggebrak, Risma Sapa Penyandang Disabilitas Intelektual

11

Ponorogo, (bisnissurabaya.com) – Tak perlu menunggu hari kerja, Tri Rismaharini, memulai tugas negara sebagai menteri sosial, pada libur panjang akhir pekan, Minggu 27 Desember 2020. Dalam perjalanan dengan jalur darat menuju kantor barunya di Jakarta, Risma dan rombongan singgah di Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Di tempat rehabilitasi sosial bagi para lansia ini, Risma, menyerahkan, bantuan sosial berupa sembako, alat permainan edukatif, kursi roda hingga paket alat pelindung diri.

Risma dan rombongan menyapa para penyandang disabilitas intelektual yang mendapatkan program pemberdayaan dengan pemberian layanan vokasional. Risma, menyatakan, kementerian sosial berkomitmen penuh meningkatkan kemandirian para penyandang disabilitas intelektual.

Namun, bantuan yang dimaksud Risma, bukan bersifat charity, melainkan yang bisa memastikan aspek keberlanjutan. Untuk itu, ia sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak. Termasuk dengan kementerian kesehatan, karena perlu mendapatkan penanganan juga dari aspek medis.

Setelah menyerahkan bantuan, rupanya Risma, tak langsung tolak meneruskan perjalanannya. Justru ia memilih mendatangi satu per satu rumah warga PMKS, atau penyandang masalah kesejahteraan sosial, yang berada di area sekitar dengan berjalan kaki. Risma, berkomitmen menangani fonomena banyaknya penyandang disabilitas intelektual sebagaimana terdapat di Desa Krebet, dan kawasan lain di Kabupaten Ponorogo. Untuk keperluan itu, Risma, sudah menghubungi sejumlah rektor. Seperti, Rektor Universitas Papua, Rektor Universitas Nusa Cendana di NTT, dan Rektor Universitas Cendrawasih. Menurut Risma, dirinya perlu pandangan ahli, sebelum membuat kebijakan. Dan yang lebih tahu Antropologinya adalah pihak kampus. (stady/stv)