Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Penanganan penderita Corona yang ditangani Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi mendapatkan amunisi baru. Dua alat ventilator untuk pasien Covid disumbangkan PT Bumi Suksesindo (BSI), Selasa (29/12) siang.

Sebelumnya, investor tambang emas Gunung Tumpangpitu, Pesanggaran, Banyuwangi ini menyumbangkan alat PCR test bagi Pemkab Banyuwangi. Sumbangan alat canggih tersebut menjadi penyemangat tim medis dalam menangani pasien Covid.

Terutama, pasien dengan kasus Covid berat. Ini bagian dari keikutsertaan kami dalam menangani kasus Covid. “Kami serahkan dua unit ventilator ke Satgas Covid-19 Banyuwangi,” kata Community Affairs Superintendent PT BSI, Dharma Munardi Helmi usai penyerahan ventilator di kantor Satgas Covid-19 Banyuwangi.

Pihaknya berharap, bantuan ventilator tersebut bisa membantu tim medis dalam penanganan pasien Covid. Apalagi, jumlah penderita Covid di Kabupaten Banyuwangi cukup mengkhawatirkan. Harga ventilator ini mencapai sekitar Rp 500 juta per unit. Ini adalah kegiatan CSR kami untuk mendukung penanganan Covid. Hari ini kita serahkan dua, sebelumnya juga dua, tegas Dharma. Sebelumnya, pihaknya menyumbangkan dua alat PCR test, dua ventilator, masker dan peralatan pendukung kesehatan penanganan Covid.

Juru Bicara Satgas Covid -19 Kabupaten Banyuwangi, dr Widji Lestariono, mengatakan, bantuan ventilator ini sangat membantu Pemkab dalam penanganan pasien Covid.

Sebab, alat ini sangat dibutuhkan, terutama untuk pasien Covid berat. “Alat ini akan kami tempatkan di dua RSUD milik Pemkab yang menangani pasien Covid. RSUD Blambangan dan Genteng,” jelasnya.

Selama ini, kata pria yang akrab dipanggil Rio tersebut, pihaknya hanya memiliki beberapa biji ventilator. Sebab, harganya sangat mahal. Pihaknya berharap, peralatan ventilator ini akan terus bertambah. Sehingga, penanganan pasien Covid dengan kondisi berat bisa tertangani dengan baik.
Saat ini, lanjut Rio, kondisi Covid di Banyuwangi cukup mengkhawatirkan. Data terbaru hingga 28 Desember, jumlah kasus mencapai 3.975 kasus.

Dari jumlah ini, 265 pasien dirawat. Total pasien meninggal mencapai 359 orang dan pasien yang sembuh mencapai 3.351 orang. Terkait kondisi ini, Pemkab Banyuwangi melalui Satgas Penanganan Covid-19 memperketat protokol kesehatan, khususnya jelang pergantian tahun. (wir)