Banyuwangi (bisnissurabaya.com) – Pandemi dan aturan wajib swab sangat berdampak pada wisatawan yang akan berlibur menggunakan pesawat ke Bali. Sejak libur Natal tahun ini, penumpang yang masuk ke Bali dari Bandara Ngurah Rai, Bali hanya sekitar 1.000 orang.

Jumlah ini anjlok hingga 90 persen dibandingkan tahun lalu yang tembus hingga 21.000 orang. Sebaliknya, para wisatawan lebih memilih jalur darat ketika menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Fenomena ini diungkap Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono, usai memantau pengamanan lalu lintas di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (27/12) sore.

Jenderal bintang dua ini menjelaskan jumlah penumpang pesawat ke Bali memang anjlok tajam. Dampaknya, para wisatawan domestik beralih ke jalur darat. Ini terlihat dari peningkatan pengendara kendaraan pribadi yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, tegasnya didampingi Kapolresta Banyuwangi Kombespol Armas Asmara Syarifudin.

Mantan Kapolres Banyuwangi, menambahkan, meski terjadi peningkatan kendaraan pribadi ke Bali, kondisi lalu lintas di jalur pantai utara Jawa masih terpantau normal. Pun, arus kendaraan dari Pelabuhan Gilimanuk ke Denpasar. Pihaknya justru memuji kerjasama yang baik antara Polresta Banyuwangi, ASDP Ketapang dan Dirlantas Polda Jatim terkait standar protokol kesehatan di Pelabuhan. Pihaknya melihat adanya sterilisasi calon penumpang sebelum masuk pelabuhan. Semua wajib mengantongi rapid antigen.

Bahkan, dilakukan rapid di Terminal Sritanjung. Ini sangat bagus, sehingga protokol kesehatan berjalan baik, tegasnya. Pihaknya meyakini arus mudik dan balik libur Natal dan Tahun Baru ke Bali dan sebaliknya bisa diatasi dengan baik. Bahkan, secara nasional pihaknya mencatat wisatawan dari Jakarta lebih banyak menggunakan jalur darat. Tujuan paling banyak ke Jawa Tengah dan Jawa Barat. Terkait ini, pihaknya tetap mengedepankan maklumat Kapolri terkait perayaan malam tahun baru. Salah satunya, pelarangan kegiatan kerumunan massa untuk mencegah penyebaran Covid-19. Selama memantau Ketapang, Kakorlantas membagikan masker dan minuman suplemen ke pengendara. Baik yang keluar kapal maupun yang akan masuk kapal. (wir)