Surabaya, (bisnissurabaya.com) -Pengunjung pameran produk pesantren Jawa Timur/Jatim yang ada di kegiatan opening Opop Expo 2020, diwajibkan terlebih dahulu mengikuti rapid tes yang telah disediakan oleh panitia di luar tempat acara. Ada kewajiban rapid tes ini bertujuan untuk mengantisipasi Covid-19 dan menghindari klaster baru penyebaran virus corona.

Dengan menjaga jarak, satu sama lain antar pengunjung opening Opop Expo 2020 yang digelar di Surabaya, para pengunjung dengan tertib dan antusias, antri menunggu giliran. Antrian ini untuk panggilan menjalani rapid tes yang telah disediakan oleh panitia acara secara gratis di halaman luar kegiatan pameran.

Sekretaris Opop Jatim, M Ghofirin, mengatakan, ada kewajiban rapid tes bagi pengunjung Opop Expo ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya Covid-19 dan menghindari klaster baru penyebaran virus corona dalam event pemberdayaan ekonomi pesantren ini. “Apabila dalam hasil rapid tes mereka non reaktif, panitia memperbolehkan mereka memasuki acara. Namun, apabila ada pengunjung yang hasilnya reaktif maka dengan terpaksa panitia melarangnya untuk mengikuti acara,” Ujarnya.

Selain memberlakukan kewajiban rapid tes, pengunjung yang hendak memasuki ruang acara juga mendapatkan serangkaian pemeriksaan protokol kesehatan yang ketat. Diantaranya, diwajibkan mencuci tangan terlebih dahulu, serta suhu tubuh akan diukur oleh petugas yang berjaga. (agung/stv)