Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Ahmad Muhdlor Ali, mengingatkan pasangan calon/Paslon yang kalah untuk tidak melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi/MK. Alasannya, karena akan sia – sia. Dengan selisih suara yang melebihi 1 persen akan sulit gugatan dimenangkan.

Muhdlor, yang didampingi cawabup Subandi dalam keterangan pers pertama yang dilakukan setelah rekapitulasi penghitungan KPUD, Kamis (17/12) sore, menjelaskan, gugatan ke MK itu bisa dimungkinkan bila selisih suaranya dibawah 0,5 persen. Tetapi kalau selisih suaranya diatas 1 persen akan berat.

Seperti diketahui, Paslon 02, Ahmad Muhdlor Ali – Subandi, memperoleh suara 387.000 lebih suara. Sedangkan paslon nomer 1, BHS – Taufiqulbar, mendapat 373.000 lebih. Dengan selisih angka sekitar 14.000-an atau sekitar 1,2 persen dari total suara yang masuk.

Namun, Muhdlor Ali, mempersilahkan bila paslon nomer 01 meneruskan langkahnya untuk melakukan gugatan. Baginya, Pilkada ini bukan soal menang – menangan. Tetapi tentang bagaimana bersinergi membangun Sidoarjo bersama – sama.
Pihaknya sudah berkomunikasi dengan Golkar dan PDIP. (rin)