Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Guna mencegah penularan Covid-19, pengurus masjid dan makam Sunan Ampel, menerapkan protokol kesehatan/Prokes. Yakni, melaksanakan 3M secara ketat kepada setiap jamaah, atau wisatawan yang akan berkunjung ke Makam Sunan Ampel di kawasan Jalan Sasak Surabaya.

Penerapan prokes ini mulai terlihat sejak masuk pintu utama Masjid Ampel. Disini terdapat spanduk imbauan besar yang dipasang tentang prokes. Selain itu, juga di tempatkan petugas yang melakukan pengawasan pintu masuk utama. Selain diperiksa suhu tubuh menggunakan termo gun, setiap jamaah atau pengunjung wisata ziarah Sunan Ampel juga diwajibkan selalu mencuci tangan, dan masuk bilik disinfektan, serta diharuskan memakai masker selama berada di dalam masjid maupun di sekitar makam.

Salah satu pengunjung Masjid Ampel, Ahmad Zufri, mengaku, senang dengan diterapkannya prokes di dalam masjid. Selain bisa beribadah dengan khusyuk, juga untuk menghindari penularan Covid-19.
Sementara itu, salah satu Pengurus Remaja Masjid Sunan Ampel, Didik, mengatakan, sudah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sejak awal pandemi covid. “Siapa saja yang masuk masjid tanpa terkecuali diwajibkan memakai masker, dan mencuci tangan serta menjaga jarak. Untuk menghindari penularan Covid-19,” kata Didik, di Surabaya Selasa (15/12).

Untuk memudahkan kontrol, para jamaah maupun wisatawan yang masuk, pengurus Masjid Ampel sengaja melakukan pembatasan pintu masuk dari 13 pintu masuk. Saat ini, hanya 4 pintu yang dibuka. (bw)