Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Jumlah perawat di Jawa Timur/Jatim yang meninggal dunia setelah terpapar Covid-19 terus bertambah. Dalam dua hari terakhir, ada dua perawat asal Pacitan dan Ngawi wafat akibat corona. Total perawat di Jawa Timur/Jatim yang meninggal dunia karena Covid-19 menjadi 44 orang.

Dua perawat yang gugur akibat terpapar virus corona ini, yaitu Sri Hastutik, perawat sebuah puskesmas di Ngawi dan Martenaya Porba perawat RSUD Dokter Darsono Pacitan.

Kedua perawat ini wafat setelah menjalani perawatan di ruang isolasi khusus. Total perawat di Jatim yang meninggal akibat terpapar Covid-19 menjadi 44 orang. “Hingga saat ini total perawat di Jawa Timur yang terpapar Covid selama pandemi sebanyak 1.710 orang,” kata Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia/PPNI Jatim, Nursalam, di Surabaya Selasa (15/12).

PPNI Jatim menduga faktor kelelahan dan kejenuhan selama menangani pasien di masa pandemi menjadi penyebab perawat mudah terpapar Covid-19. PPNI Jatim berharap, tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan covid bisa segera mendapat vaksin corona. (bw)