Owner Aqisa Rumah Rosela Surabaya Hadisatul Ahadiyah, yang akrab disapa Icha, (foto/bw)

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Wabah corona, banyak menumbangkan Usaha Mikro Kecil Menengah/UMKM. Tetapi, tidak demikian dengan Aqisa Rumah Rosela Surabaya. Meski, penghasilan terpuruk hingga 70 persen, Owner Aqisa Rumah Rosela, Hadisatul Ahadiyah, yang akrab disapa Icha, ini punya jurus bertahan di tengah gempuran pandemic covid-19.

Jujur saja, kata Icha, akibat serangan wabah corona, banyak UMKM yang gulung tikar karena perekonomian yang sulit. Namun, berkat kegigihan dan inovasi-nya, UMKM ini bisa bertahan. Berawal dari berjualan minuman kesehatan teh rosella dan sari asem, beberapa tahun lalu, Mbak Icha, memulai membangun usahanya di rumahnya kawasan Kalikepiting Surabaya.

Dari usaha teh rosella dan sari asem, kemudian merambah ke bisnis camilan macaroni dengan berbagai rasa. ‘’Usaha ini laris manis. Hingga kemudian, pandemi covid-19 melanda yang membuat omzet terjun bebas hingga 70 persen,’’ kata Mbak Icha, kepada bisnissurabaya.com Senin (14/12) siang.

Namun, wanita berhijab yang ayu ini tidak patah arang. Dirinya berinovasi dengan membuat berbagai macam makanan frozen yang pada masa pandemi covid- 19 cukup digemari. Mulai dari pempek, burung puyuh ungkep frozen hingga durian frozen. Penjualannya pun kembali mengalami peningkatan berkat inovasi yang dirinya keluarkan.

Ia berharap, semangat untuk mencari inovasi yang diakui Icha, didapat dari Wali Kota Surabaya, Tri rismaharini, ini bisa menular kepada sesama rekan pelau UMKM lainnya untuk terus berjuang dan berinovasi.

‘’Yang penting tidak patah semangat dalam menghadapi pandemi covid-19. Saya sendiri membuktikan dengan tetap bersemangat uang akhirnya penjualannya bisa kembali meningkat,’’ ujar Icha. (bw)