Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Biarpun di tengah pandemi Covid-19 yang melanda di seluruh dunia, PT Industri Kereta Api (Inka) mengekspor kereta api/KA ke Filipina. Tiga lokomotif dan 15 KA penumpang, dikirim melalui Terminal Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Sabtu (12/12). Pengiriman tiga lokomotif dan 15 KA penumpang ini merupakan kelanjutan dari kontrak PT Inka dengan Philipine National Railways (PNR) dengan nilai kontrak sebesar 26 juta USD atau Rp 360 miliar.

Direktur Utama PT Inka, Budi Noviantoro, mengatakan, pengapalan tiga lokomotif dan 15 kereta penumpang ini adalah ekspor terakhir ke Filipina. Sebelumnya, PT Inka sudah menuntaskan pengapalan 6 trainset Kereta Rel Diesel (KRD).

‘’Rangkaian KA karya anak bangsa itu dikirim dengan kapal BBC Chartering asal Jerman dan memakan waktu sekitar 10 hari, sebelum akhirnya tiba di Manila, Filipina. Lokomotif yang hari ini dikirim ke Filipina memiliki spesifikasi sistem kelistrikan terintegrasi dengan penggerak diesel hidrolik yang diletakkan di bagian atas lokomotif,’’ kata Budi Noviantoro.

Sehingga, kata dia, kereta tetap dapat melaju meski rel tergenang air setinggi 1 meter. Selain itu, lokomotif ini juga dilengkapi genset dan kamera monitor pengintai yang memudahkan masinis mengawasi keadaan penumpang.

PT Inka mengekspor batch terakhir untuk pengapalan ke Filipina. Yaitu, tiga lokomotif dan 15 kereta penumpang dan sebelumnya sudah dikirim 6 trainset krd ke Filipina dengan nilai kontrak sebesar Rp 360 miliar. Ada tahun 2021, pihaknya akan fokus menyasar pasar di Benua Afrika, seperti Kongo, Zambia hingga Mozambik.

Ada 30 KA yang bisa tuntas kontrak dengan Zambia seandainya tidak ada situasi pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia. Bahkan, ia menyebut negara seperti Kongo saja sudah membicarakan kontrak dengan PT Inka untuk pembuatan instalasi rel dan pengadaan kereta disana.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, yang menyaksikan pengapalan lokomotif dan kereta ke Filipina mengaku bangga produk dalam negeri, utamanya industri otomotif kereta api bisa di ekspor ke negara lain. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini PT Inka tetap berjuang dan tetap produktif.

Selain melakukan ekspor ke negara Filipina, produk PT Inka rupanya juga telah beroperasi di sejumlah negara lain , seperti Bangladesh, Malaysia, Singapura, Thailand dan Australia. (bw)