Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06, Desa Kenongo, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo. Tak hanya Gus Muhdlor, Cabup yang diusung PKB ini juga bersama istri, Sa’adah serta KH Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali) dan keluarga besarnya.

Usai menggunakan hak pilihnya, Gus Muhdlor, mengatakan, hari ini tidak ada lagi faksi antar calon. Sidoarjo sudah menentukan pimpinannya. Pihaknya mengajak seluruh warga untuk bersatu membangun Sidoarjo yang lebih maju, aman dan sejahtera.

Untuk kontestasi, sudah pada ujung muara dari kemaslahatan masyarakat Sidoarjo. Mari semua berkomitmen membangun Sidoarjo. Tak ada lagi faksi. “Yang ada Sidoarjo sudah menentukan bupatinya untuk membangun Sidoarjo hari ini,” ujar Gus Muhdlor, seusai mencoblos bersama keluarga besar KH Agoes Ali Masyhuri, Rabu (9/12/).

Pihaknya bakal terus memantau tim agar tidak lengah dalam mengamankan suara Sidoarjo MAS. Hal ini agar suara yang diperoleh paslon nomor urut 2 (Gus Muhdlor – Subandi) tetap aman.

“Meski hari ini kita dibilang memimpin, tapi sebelum ada peluit berakhir (Pilkada) maka pertandingan belum selesai. Kami akan terus mengawal sampai selesai,” imbuhnya.

Karena itu, putra keenam KH Agoes Ali Masyhuri, yang berpasangan dengan Subandi, mengaku, bakal menggunakan Quick Count (hitung cepat). Meski demikian, pihaknya minta tim suksesnya tidak akan euforia dan mendeklarasi kemenangan sebelum ada keputusan resmi dari KPU Sidoarjo.

“Alhamdulillah, saksi dari PKB semua kompak. Nanti malam C1 sudah terkumpul semua. Saya tetap optimis dapat mengumpulkan 70 persen suara di Pilkada Sidoarjo,” tegas Alumnus SMAN 4 Sidoarjo ini.

Sementara itu, Gus Muhdlor juga mengajak warga memaknai apa pun yang terjadi. Meski kompetisinya ketat di pertarungan konstestasi Pilkada ini, pihaknya mengajak memaknai sebagai satu dinamika saja. Akan tetapi, ketika sudah ada keputusannya maka harus berkomitmen Sidoarjo harus tetap damai.

Ini perlu dicatat bersama. Jangan sampai masyarakat kemudian bertengkar dan saling tidak menyapa sesama tetangga hanya karena beda pilihan. Yang penting ke depan mari bersama-sama hormati hasil pemilihan ini. “Kita bangun Sidoarjo yang lebih baik kedepan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” tandasnya. (rin)