Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember mendatang, Kapolda Jatim menggelar apel pergeseran pasukan, yang akan bertugas dalam pengamanan di 19 kabupaten/kota di provinsi ini. Sebanyak 15.500 personil TNI-Polri disiapkan untuk mengamankan jalannya Pilkada serentak tahun 2020. Selain mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak berjalan damai, Kapolda juga menginstruksikan, kepada seluruh anggota yang bertugas untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dengan ikut mengimbau masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan.

Bertempat di Lapangan Mapolda, Senin pagi, Kapolda Jatim menggelar apel pergeseran pasukan, yang akan melaksanakan tugas pengamanan Pilkada serentak tahun 2020 di 19 daerah Kabupaten dan Kota, di Jawa Timur.

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, menegaskan pelaksanaan Pilkada tahun ini sangat berbeda karena digelar di tengah pandemi. Sehingga, seluruh pasukan tetap harus mematuhi protokol kesehatan, dan tetap mengimbau masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan.

Sementara itu, jumlah personil yang akan disiagakan dalam pelaksanaan Pilkada, 1.550 personil Polri, 5.600 personil TNI, dibantu 99.000 anggota Linmas yang akan disebar di seluruh TPS.

Sementara itu, BKO personil dari kepolisian disiagakan sebanyak 8.740 personil, untuk penebalan TPS. Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, berharap, Pilkada tahun 2020 bisa berjalan dengan aman dan damai, serta mampu mencegah penularan Covid-19, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat. (feri/stv)