Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Antisipasi penyebaran Covid-19 saat pilkada, sekitar 5.184 petugas TPS di Seluruh Surabaya, menjalani tes swab di Gelanggang Remaja. Tes swab tersebut, berlangsung selama 5 hari dimulai dari kemarin. Bagi anggota TPS yang hasilnya positif, nanti akan diisolasi dan tak bisa bertugas di TPS tersebut.

Menjelang Pilkada serentak pada 9 Desember, mendatang Pemerintah Kota Surabaya, melakukan tes swab kepada seluruh petugas TPS atau Tempat Pemungutan Suara di Gelanggang Remaja Jl Ploso Bogen Surabaya.

Hal itu, dilakukan untuk memastikan kesehatan seluruh petugas agar penyelenggaraan pilkada bebas dari Covid-19. Sekitar 5.184 petugas TPS di Seluruh Surabaya, harus menjalani tes swab di Gedung Gelanggang Remaja ini.

Tes swab ini, dilakukan selama lima hari, dimulai tanggal 1 – 5 Desember.
Petugas TPS Tambaksari Surabaya, Uci Indari, mengatakan, tes swab ini sifatnya wajib karena aturan dari KPU dan Bawaslu. Bila hasil tes swab, ada petugas TPS yang positif, maka harus diisolasi serta tak bisa bertugas di TPS tersebut.

Sementara itu, Koordinator Tes Swab Surabaya, dr Desi, mengatakan, tes swab dilakukan untuk mengetahui sejak dini, para petugas TPS Seluruh Kota Surabaya, ada yang terkena Covid- 19 atau tidak. Dan bila hasil dari tes swab tersebut, terdapat petugas yang positif Covid-19, harus diisolasi sesuai aturan yang berlaku. Hal ini sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 pada pilkada 2020 atau klaster pilkada.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan, saat tes swab, Dinkes Surabaya, membagi pelaksanaan tes swab menjadi dua sesi, yakni sesi pertama sebanyak 411 peserta, dan sesi kedua 377 setiap harinya. (stady/stv)