Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pemerintah Kota Surabaya, berencana membuka sekolah tatap muka pada awal Desember. Hal ini, seiring dengan pernyataan Menteri Pendidikan, yang mengizinkan sekolah tatap muka pada Januari 2021. Rencananya, Pemkot Surabaya akan membuka sekolah secara bertahap. Untuk Desember, dimulai SMP, dan dilanjutkan Sekolah Dasar pada Januari 2021.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengatakan, pendidikan menjadi salah satu aspek kehidupan yang sangat terdampak oleh wabah virus corona. Pemerintah Indonesia mengambil kebijakan menerapkan pembelajaran jarak jauh, yang belakangan terus menuai protes dari masyarakat. Dan kini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, memutuskan untuk mengizinkan sekolah tatap muka mulai januari 2021. Nadiem, kali ini menitikberatkan kebijakannya kepada keputusan pemerintah daerah tanpa terlalu memperhatikan peta zonasi risiko.

Seiring hal tersebut, khusus pemerintah Kota Surabaya melalui Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, berencana membuka SMP Desember ini. Kemudian SDdi Januari. Saat ini, Risma, menjelaskan, bahwa para guru telah masuk sekolah, untuk menyiapkan protokol kesehatan di sekolah. Kemudian akan ada tim yang memantau kesiapan prokes tersebut.Bila siap, sekolah segera dibuka.

Sementara, menjelang sekolah tatap muka tingkat smp di Kota Surabaya yang akan dilaksanakan awal Desember nanti, pemerintah Kota Surabaya melakukan swab pada siswa SMP, khususnya siswa kelas 3. ada sekitar 5 ribu siswa dari 17 sekolah SMP Negeri maupun Swasta, yang akan menjadi sekolah percontohan untuk pembelajaran tatap muka ini. Swab, digelar serentak selama 2 hari di sekolah masing-masing. Mulai 25 hingga 26 November 2020, oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

Dari hasil swab yang digelar selama dua hari itu, diketahui terdapat 36 siswa yang positif Covid- 19. Kemudian ke-17 sekolah tersebut, juga telah melalui tahapan assessment, sesuai dengan protokol kesehatan oleh Pemkot Surabaya. Hal ini, disampaikan Risma, saat memberikan penghargaan dan bantuan sepeda kepada sejumlah siswa, di Balai Pemuda.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo, juga membenarkan ada beberapa siswa yang diketahui positif Covid-19. Untuk itu, sesuai arahan Wali Kota, pihaknya, akan melakukan evaluasi, apakah rencana sekolah tatap muka untuk SMP Desember ini tetap dilakukan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo, menambahkan, kebijakan ini ditentukan lewat surat keputusan bersama 4 menteri terbaru, yang menyatakan, zonasi corona dari satgas Covid-19 tak lagi berlaku. Semua keputusan ada di tangan Pemda yang berkoordinasi dengan kepala sekolah dan orangtua. (stady/stv)