Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Mobil probiotik yang digagas Polresta Banyuwangi, meraih prestasi. Inovasi ini mendapatkan penghargaan sebagai inovasi terbaik dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi). Selain bermanfaat mencegah penyebaran Covid, mobil probiotik ini sangat membantu masyarakat. Sehingga, kehadirannya selalu ditunggu di tengah pandemi.

Mobil probiotik adalah layanan minuman berbahan probiotik untuk menjaga imun tubuh. Di jajaran Polres di Jatim, hanya Polresta Banyuwangi yang memiliki inovasi bergengsi ini. Ini inovasi yang luar biasa, membantu masyarakat di tengah perjuangan melawan pandemi, kata Dr Edi Saputra Hasibuan, Direktur Eksekutif Lemkapi usai memberikan penghargaan di Mapolresta Banyuwangi, Rabu (2/12) pagi. Pria ini menjelaskan, penghargaan diberikan setelah pihaknya melakukan survey kepuasan masyarakat terhadap inovasi Polresta Banyuwangi.

Hasilnya, kepuasan masyarakat Banyuwangi mencapai 82,7 persen.
Selain mobil probiotik, penghargaan juga menyasar inovasi lain yang digagas Polresta Banyuwangi. Seperti, mobil berkah, motor internet Bhabinkamtibmas, Kampung Tangguh Semeru dan Mobil Covid Hunter. Motor internet adalah layanan internet gratis yang disediakan petugas Bhabinkamtibmas di desa-desa terpencil. Layanan ini menyasar siswa yang tak memiliki internet untuk sekolah daring. Tujuannya, meringankan beban siswa di masa pandemi. Inovasi yang bagus lagi, mobil berkah. “Mobil Polresta berkeliling memberikan beras ke warga terdampak pandemi,” jelas Edi Saputra. Pihaknya berharap, inovasi Polresta Banyuwangi ini bisa ditiru oleh Polres lain. Terutama, membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid.

Wakapolresta Banyuwangi AKBP Wahyu Kusumo Bintoro memberikan apresiasi kepada Lemkapi yang peduli dengan inovasi Polresta. Menurutnya, inovasi itu semata-mata untuk memberikan kenyamanan masyarakat di tengah pandemi Covid. Kami hanya ingin berbuat yang terbaik kepada masyarakat, bisa melindungi dan berbagi di tengah pandemi, kata Kusumo. Ditambahkan, selama pandemi, pihaknya lebih banyak mengedukasi masyarakat untuk patuh dengan protokol kesehatan. Selain memberikan bantuan layanan sosial. (wir)