Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Bakti sosial terus dilakukan Baitul Mal Masjid Assakiinah Putra Bangsa. Setelah mengadakan sunatan masal, di era new normal ini, masjid ini bekerja sama dengan PMI Kota Surabaya, melakukan kegiatan donor darah yang diikuti 100 lebih peserta.

Yang menarik, peserta donor darah tetap patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan. Yakni, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak atau yang biasa disebut 3 M. Pendonor darah ini harus melalui pemeriksaan suhu badan dengan alat thermo gun.

Drs H Anas Bayasud, MM., MBA (no 2 dari kiri) saat donor darah. (foto/bw)

‘’Suhu badan harus dibawah 38 derajad. Kalau ada peserta yang suhu badannya diatas 38 derajad, tidak diperkenan memasuki areal masjid. Karena suhu badan merupakan indikator awal kesehatan,’’ kata Manager Masjid Assakiinah Putra Bangsa, Drs H Anas Bayasud, MM., MBA kepada bisnissurabaya.com, di Masjid Assakiinah Putra Bangsa Surabaya Selasa (1/12) siang.

Menurut dia, masjid yang terletak di kawasan Arief Rahman Hakim Surabaya, November lalu melaksanakan bulan bhakti sosial. Diantaranya, sunatan masal, donor darah, pengobatan non medis secara Islam, pemeriksaan kesehatan gratis meliputi tes darah, asam urat, kolesterol, gula darah, rapid test dan memberi obat secara gratis.

Disamping itu, kata Anas, pihaknya rutin memberikan santunan kepada yatim piatu, janda miskin yang intinya mengeluhkan kondisi ekonominya dan meminta bantuan. ‘’Terhadap keluhan itu, pengelola tempat ibadah ini mengupayakan mencarikan donasi untuk disalurkan diprogram masjid,’’ ujar Anas, sambil menjelaskan kegiatan donor darah ini akan dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Sementara itu, Dewan Kehormatan PMI Surabaya, Totok Sudarto, menambahkan, pihaknya bekerjasama dengan Masjid Assakiinah Putra Bangsa terkait donor darah ini. ‘’Kami rutin membantu masyarakat untuk melakukan donor darah. Apalagi, dalam beberapa bulan lalu PMI Surabaya kekurangan darah, sehingga kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan,’’ jelasnya. (bw)