Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Masa pandemi, peminat layanan kereta api di Jawa Timur tetap saja tinggi. Menyambut libur akhir tahun, jajaran KAI Daop 9 Jember mengerahkan sedikitnya 8 kereta, rute lokal dan lintas provinsi.

Menghindari penyebaran Covid, seluruh armada kereta dan calon penumpang tetap menggunakan standar protokol kesehatan. Seperti, penumpang wajib rapid test, khusus kereta api jarak jauh. Selama di kereta, tetap menerapkan jaga jarak. Sedangkan armada kereta disemprot sebelum perjalanan.

Untuk memanjakan pengguna kereta, KAI memberikan layanan pemesanan tiket online. Bahkan, hingga H-30 untuk rute jarak jauh. Dan, H-14 untuk rute lokal. “Penerapan protokol kesehatan tetap diberlakukan selama libur akhir tahun,” kata Vice President KAI Daop 9 Jember, Agus Barkah Nugraha, Selasa (1/12) siang.

Ditambahkan, 8 kereta api (KA) yang diterjunkan melayani 18 rute perjalanan. Seperti, Jember-Purwokerto (KA Logawa), Jember-Cirebon (KA Ranggajati), Banyuwangi – Surabaya (KA Mutiara Timur), Banyuwangi Cilacap (KA Wijaya Kusuma), Banyuwangi – Yogyakarta (KA Srintanjung), Banyuwangi- Malang (KA Tawangalun), Banyuwangi – Surabaya (KA Probowangi) dan rute lokal Banyuwangi- Jembar (KA Pandanwangi).

“Khusus KA rute jarak jauh hanya beroperasi pada hari tertentu. Ini mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah,” jelas Agus. Pihaknya memastikan para penumpang KAI tetap mentaati protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan di tempat yang   disediakan   atau   menggunakan   handsanitizer.

“Calon penumpang jarak jauh, diwajibkan    Rapid-test  atau  surat  bebas gejala influenza, serta menggunakan faceshield selama berada di atas KA hingga tiba di tujuan,” tegasnya. Ketatnya protokol kesehatan ini, kata dia, untuk menjadikan moda transportasi ini tetap aman dan nyaman bagi pelanggan. Apalagi, pelanggan KA cenderung meningkat setiap tahunnya. (wir)