Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Kegembiraan liburan satu keluarga di Perkebunan Kalibendo. Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Minggu (29/11) sore, berujung tangis. Akibat terseret air bah, ibu dan anak ditemukan tewas. Sang ibu, Linda Swantika (32), ditemukan tersangkut di bebatuan sungai. Sedangkan sang anak, Raden Adipati Wirabumi (1), ditemukan di bawah pancuran air, Senin (30/11) pagi.

Peristiwa tragis itu bermula ketika keluarga yang beranggotakan lima orang ini menikmati aliran sungai di tengah perkebunan. Saat kejadian, cuaca gerimis. Informasi di lapangan, sang ayah, Mario Wahyudi Oktavian (38) bersama kedua korban tidak turun ke sungai.

Hanya dua anaknya, Kenzie Jagat Tirta (9) dan Almeera Raisa Hanum (3) yang mandi. Karena gerimis, korban berteduh di bawah jembatan. Nahas, air bah datang. Sang ayah berusaha menyelamatkan kedua korban. Namun gagal. Korban terseret derasnya aliran sungai.

Tubuh korban ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian. Sedangkan anaknya ditemukan sekitar 500 meter dari tubuh ibunya. Beruntung, dua anaknya lagi berhasil selamat. Begitu ditemukan, tubuh korban dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi.

Tim SAR sempat melakukan penyisiran aliran sungai untuk menemukan tubuh anak korban. Akhirnya, Senin pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, tubuh bocah mungil itu ditemukan. “Tubuh korban ditemukan dalam kondisi meninggal,” kata Wahyu, salah satu tim SAR Banyuwangi.

Kedua korban dimakamkan pihak keluarga, Senin siang. Hujan tangis pecah ketika kedua jenazah diantarkan ke pemakaman umum. (wir)