Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Menanggapi video viral hancurkan Risma, Calon Wali Kota Surabaya nomor satu Eri Cahyadi, minta kepada semua pihak jangan karena pilihan Wali Kota Surabaya maka harus melakukan fitnah dan ujaran kebencian kepada siapapun. Dia minta untuk menahan diri dan istighfar, karena jabatan itu hanya titipan allah dan tidak akan dibawa mati. Yang penting lagi, menjaga keharmonisan dan kita ini bersaudara.

Usai menghadiri acara istighosah di daerah Dolly dan Jarak, Calon Wali Kota Surabaya nomor satu yang diusung PDI Perjuangan, Eri Cahyadi, langsung menanggapi video viral kelompok banteng ketaton. Yang meneriakkan hancurkan Risma, minta kepada warga Surabaya dan semua pihak untuk menahan diri dan istighfar, karena jabatan sebagi wali kota merupakan titipan tuhan dan tidak akan dibawa mati.

Mantan Kepala Bapeko Surabaya, ini pun langsung menambahkan untuk selalu menjaga keharmonisan karena kita semua warga Surabaya itu bersaudara di NKRI. Jangan karena beda pilihan dalam Pilkada Surabaya kali ini, menjadi bermusuhan dan terpecah belah dan jangan melakukan fitnah dan ujaran kebencian. (feri/stv)