Banyuwangi (bisnissurabaya.com) – Pandemi ikut berdampak pada aktivitas pelipatan kartu suara Pilkada di Banyuwangi. Mengantisipasi penularan Covid, jumlah petugas pelipat kartu suara dibatasi. Maksimal, hanya 100 orang. Biasanya, tembus 200 orang.

Ketua KPUD Banyuwangi, Dwi Anggraini, mengatakan, tahapan pelipatan kartu suara Pilkada tetap menerapkan protokol kesehatan Covid. Seperti, pembatasan petugas pelipatan hingga jarak duduk ketika melakukan pelipatan. “Karena Covid, sesuai protokol kesehatan, petugas pelipat dibatasi 100 orang. Selama pelipatan tetap menjaga jarak, bermasker dan cek suhu tubuh sebelum bertugas,” kata Dwi, Rabu (25/11) siang.

Pejabat ini menjelaskan, tahapan pelipatan kartu suara ditarget rampung tiga hari. Pelipatan dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di halaman Gudang KPUD Banyuwangi, Jalan Raya Jember, Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat.

Sebelum bertugas, seluruh tenaga pelipat harus melewati cek suhu tubuh. “Jumlah kartu suara yang dilipat mencapai 1,3 juta lembar. Jumlah ini termasuk toleransi 2,5 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT),” jelas Dwi.

Para petugas pelipat kartu suara ini, lanjut Dwi berasal dari warga sekitar gudang dan kantor KPUD Banyuwangi. Para petugas ini merupakan langganan KPUD ketika musim pilkada. Kebanyakan kalangan ibu rumah tangga.

Dari jumlah 100 orang ini, lanjut Dwi, hasil seleksi di musim pelipatan pilkada sebelumnya. Sehingga, mereka yang terjaring sudah ahli melakukan pelipatan. “Jadi, ada petugas yang mengontrol kualitas pelipatan. Bagi yang kerjaannya bagus akan dicatat, tentunya akan menjadi langganan KPUD,” imbuhnya.

Kriteria pelipatan yang bagus adalah kerapian dan kebenaran. Selain kartu suara, KPUD juga melakukan pelipatan kotak suara. Seluruh logistik Pilkada ini akan didistribusikan ke masing-masing desa pada H-1 pencoblosan.

Di masa pandemi, KPUD Banyuwangi tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap tahapan Pilkada. Saat pemungutan suara, seluruh pemilih wajib menggunakan masker dan sarung tangan ketika ke bilik suara. Petugas juga dilengkapi dengan alat pelindung diri selama proses pemungutan dan penghitungan suara. (wir)