Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Sebanyak 11 kabupaten/kota atau hampir 50 persen dari total keseluruhan daerah di Jawa Timur/Jatim berstatus zona kuning. Hal ini merupakan harapan baru dalam penanganan covid-19 di Jatim. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, agar covid-19 di Jatim segera selesai.

Ia menyampaikan, kabar baik tentang pencapaian dari penanganan covid-19 di Jatim. Berdasarkan status yang ditetapkan gugus tugas covid-19 nasional, dari hitungan epidemologis dengan beberapa indikator seperti jumlah tes, tingkat kesembuhan, maupun kapasitas rumah sakit, Jatim kini, mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam melawan covid-19. Yakni, hampir 50 persen atau 11 kabupaten/ kota di Jatim berstatus zona kuning dalam peta resiko covid-19.

Salah satu faktor keberhasilan adalah, masifnya operasi yustisi untuk menegakkan protokol kesehatan di tengah masyarakat. Untuk itu, Khofifah, mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama memakai masker. Khofifah, meminta, kepada seluruh pihak terkait, seperti keamanan, transportasi, hingga pengelola di tempat wisata, untuk menjaga, agar tidak melanggar protokol kesehatan, demi keselamatan bersama dan untuk mempertahankan pencapaian peningkatan status zonasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Sejauh ini, penyebaran covid-19 di Jatim mencapai 56.551 kasus. Sementara, yang aktif mencapai angka 2.018 atau 3,57 persen. Pasien yang masih sakit semuanya dirawat di rumah sakit rujukan. Sementara, yang meninggal sebanyak 4.036 orang atau 7,14 persen. Angka kesembuhan di jawa timur juga sangat tinggi, yaitu mencapai 89,29 persen. (stady/stv)