Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Vaksin Merah Putih untuk penanganan wabah Covid-19 dari tim peneliti Universitas Airlangga memasuki tahapan validasi dan uji praklinis hewan. Validasi merupakan uji tantang yang direncanakan selesai akhir November. Sehingga uji praklinis hewan bisa berlangsung Desember mendatang.

Ketua Tim Peneliti Unair, Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih, mengatakan, tahapan yang bisa segera ditempuh ialah validasi dan uji prakilinis. Menurut dia, Vaksin Merah Putih dari Unair telah menghasilkan rekombinan yang sudah memasukkan spike world type atau strain Wuhan atau spike mutan yang ditemukan di Surabaya.

Validasi merupakan uji tantang yang direncanakan selesai akhir November, sehingga uji praklinis hewan bisa berlangsung Desember mendatang. Vaksin Merah Putih juga dikembangkan oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman di Jakarta.

Sejauh ini, Unair mengembangkan tiga jenis vaksin dari dua metode next generation platform. Yaitu, viral vector yang berbasis Adenovirus dan Adeno-Associated Virus serta berbasis Peptida. Dalam perjalanan, Vaksin Merah Putih Unair telah menempuh tiga tahapan uji invitro di tingkat laboratorium kampus, dimana tahapan ini menghasilkan rekombinan. (agung/stv)