Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Sejak penerbitan surat edaran ASN Pemkot Surabaya, yang mewajibkan ganti pakaian saat ke kantor, sebagai upaya mencegah penularan covid-19 pada setiap organisasi perangkat daerah/OPD. Aturan ini, masih berlaku hingga kini dan mendapat tanggapan positif, dari pegawai ASN.

Pasca dikeluarkannya surat edaran oleh Wali Kota Surabaya, pada Agustus hingga kini, aturan tersebut masih berlaku. Meski tingkat penyebaran corona di Surabaya, sudah mengalami penurunan, namun, Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya tak ingin kecolongan, termasuk di lingkungan pemerintah kota. Kewajiban untuk mengganti pakaian saat ke kantor dan pulang ke rumah, terus dilakukan untuk mencegah adanya klaster baru.

Kabag Humas Pemkot Durabaya, Febriadhitya Prajatara, mengatakan, hal ini hasil analisa satgas pencegahan dan penanganan covid-19 Surabaya, tentang adanya beberapa kejadian konfirmasi positif covid-19 di OPD Pemkot Surabaya. Kebijakan ini, sebagai upaya mencegah penularan covid-19 pada ASN di seluruh OPD karena penularan covid-19 juga bisa melalui udara.

Selain itu, Pemkot Surabaya sampai saat ini, terus berupaya untuk mencegah penyebaran baru. Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini, menginstruksikan kepada jajarannya untuk terus menggelar swab hunter, demi pencegahan penyebaran covid-19. (stady/stv)