Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya waspada bencana pasca angin kencang disertai gelombang besar menerjang tiga titik kampung nelayan di Kawasan Pantai Timur Surabaya. Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Linmas Kota Surabaya memasang tiang debit air sebagai penanda gelombang air yang cukup tinggi di Pesisir Pantai Kenjeran Surabaya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, beserta jajarannya bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Linmas Kota Surabaya naik perahu untuk menuju ke Pantai Timur Surabaya. Mereka naik perahu untuk memasang tiang pengukur debit air laut lantaran Pantai Timur Surabaya diterjang ombak besar dan angin kencang hingga merusakkan puluhan perahu nelayan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis, mengatakan, pemasangan tiang ini untuk mengetahui sejak dini bila debit air dan masyarakat bisa waspada akan datangnya banjir rob atau gelombang tinggi yang kemarin telah menerjang kampung nelayan tersebut.

Diharapkan, adanya pemasangan tiang pengukur debit air, masyarakat bisa waspada dan mawas diri saat terjadi ombak besar dan angin kencang khususnya para nelayan agar bisa tidaknya melaut
untuk mencari ikan yang notabene sebagai penghasilannya setiap hari.
(stady/stv)