Jember, (bisnissurabaya.com) – Gubernur Khofifah, bersama pimpinan instansi vertikal Provinsi Jawa Timur/Jatim keliling menyusuri Kabupaten Jember sembari kampanye ‘Pakai Masker’ dan berbagi masker ke sejumlah titik. Pasalnya, kegiatan yang telah lebih dulu dilakukan di banyak kabupaten/kota di provinsi ini dilakukan agar masyarakat Jatim terbiasa dengan mengubah laku dengan 3M di tengah pandemi covid-19. Yaitu, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Menyusuri Kabupaten Jember dengan start dari Kantor Bank Indonesia Jember, Khofifah dan rombongan sempat mampir ke sejumlah titik. Total panjang rute gowes kali ini mencapai 10,9 kilometer. Khofifah dan rombongan sempat singgah di sejumlah titik seperti di Pasar Buah Gebang, RRI Jember, dan Pasar Tanjung Jember.

Di setiap titik, Gubernur Perempuan Pertama di Jatim tersebut berhenti untuk membagikan masker kain untuk warga setempat, dan juga membagikan sembako bagi para tukang becak dan warga tak mampu.
Hal tersebut diharapkan menjadi pendorong agar masyarakat semakin mematuhi anjuran pemerintah agar rajin memakai masker, menjaga jarak, dan juga mencuci tangan. Selain itu, diharapkan agar pemulihan ekonomi di Jatim bisa terdorong dan kembali pulih.

“Intinya, kita ingin sampaikan ajakan untuk pakai masker. Penyebaran virus covid-19 belum berhenti. Maka cara terbaik melindungi diri adalah disiplin dan patuh protokol kesehatan,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, yang melanjutkan kegiatan gowes pemulihan ekonomi ke Kabupaten Jember, Minggu (15/11).

Ia sempat menyinggung terkait Jatim yang sempat mengalami peningkatan kasus baru saat liburan panjang dua pekan lalu. Peningkatan kasus baru ini mencapai 5 persen. Meski peningkatan ini menjadi yang terkecil, diantara provinsi besar lain di Pulau Jawa, namun Khofifah, dengan tegas mengingatkan ini bukti bahwa penyebaran virus belum berhenti dan masyarakat harus tetap waspada.

Upaya untuk tetap menjaga agar warga sehat ekonomi kuat harus terus dilakukan. Sehingga, Khofifah menekankan, agar menjaga masyarakat sehat, ekonomi kuat terus dijaga seluruh pihak. Karenanya, Khofifah, tak henti mengajak masyarakat untuk membeli produk UMKM lokal, sebagai langkah memulihkan ekonomi.

Sebab penyumbang PDRB Jatim terbanyak adalah sektor UMKM. Dan sektor ini menjadi salah yang paling terdampak selama pandemi covid-19. Dalam kegiatan ini, pimpinan jajaran instansi vertikal yang turut berpartisipasi seperti Kepala BI Jatim, Kanreg IV OJK Jatim, BPN Jatim, Deputi Direktur BPJS Kesehatan Jatim, Kepala BPS Jatim, Dirut Bank Jatim, juga Dirut Bank UMKM.

Usai gowes, Gubernur Khofifah, juga menyalurkan program pemulihan ekonomi pada warga Kabupaten Jember. Mulai dari penyerahan sertifikat program strategis nasional, bantuan langsung tunai dana desa, bantuan keuangan khusus BUMDes masing-masing Rp 50 juta, serta bantuan keuangan khusus Jatim Puspa mulai dari Rp 198 juta hingga Rp 269 juta.

Selain itu juga diserahkan penyaluran kredit pemulihan ekonomi nasional dan dagulir, bantuan program satu rekening satu pelajar, bantuan subsidi upah, dan juga KUR dan BanPUM. “Semoga apa yang kita serahkan hari ini bisa menjadi pendorong pemulihan ekonomi Jawa Timur. Sehingga masyarakat sehat, ekonomi Jatim juga kembali kuat,” pungkas Khofifah. (bw)