Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Sebanyak 10.000 warga Banyuwangi menerima sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Sertifikat massal diserahkan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin (9/11) siang.

Penyerahan ini bersamaan dengan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat secara serentak nasional oleh Presiden Jokowi dari Jakarta dari Istana Negara. Presiden menyerahkan 1 juta sertifikat PTSL kepada masyarakat di 31 Provinsi dan 201 kabupaten/kota se-Indonesia, di antaranya Banyuwangi.

Program tersebut sangat disarakan manfaatnya oleh masyarakat Banyuwangi. Salah satunya, Yuliani, warga Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro. Wanita ini merasa terbantu dalam mengurus sertifikat rumah dan sawah miliknya. Sebab, biayanya, prosesnya yang cepat.

“Alhamdulillah, sertifikatnya sudah saya terima. Jadi lebih tenang karena sudah ada bukti kepemilikan yang syah. Ngurusnya gampang, biayanya ringan karena tidak perlu pergi ke notaris,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Anas, mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat. Menurut dia, program PTSL ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan kepastian hukum terhadap kepemilikan tanahnya.

“Terima kasih Pak Presiden. Program ini sangat membantu masyarakat, khususnya di Banyuwangi. Kami berharap ke depan program ini bisa terus jalan agar semakin banyak lagi masyarakat Banyuwangi yang menikmati manfaatnya,” ujarnya.

Anas juga berterimakasih kepada pihak Pertanahan Banyuwangi dan segenap jajaran forum pimpinan daerah, serta kepala desa dan lurah yang telah bersinergi, sehingga pengurusan sertifikat PTSL di Banyuwangi berjalan lancar.

“Semoga sinergi baik ini juga terus terjalin untuk program-program ke depannya,” ujar Anas. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuwangi Damar Galih Widihasta, menjelaskan, target awal sertifikat PTSL tahun 2020 di Banyuwangi sekitar 50.000 bidang. Namun ada saving karena pandemi, sehingga tinggal 30.625 bidang.

Dari jumlah tersebut, sertifikat yang sudah diserahkan sebanyak 4.963 bidang. “Hari ini dibagikan secara virtual kepada warga sebanyak 10.000 bidang. Insyaallah hingga akhir Desember ini, kami optimis bisa menyelesaikan total target yang sebanyak 30.625 bidang,” tegasnya. (wir)