Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Memutus mata rantai corona, merupakan tugas semua orang. Karena itu, banyak instansi layanan pemerintah, yang menerapkan 3 M. Yakni, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak.
Hal itu terlihat di Samsat Pas Colombo di kawasan Jalan Perak Surabaya, Minggu (8/11) Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya membuka tempat perpanjangan SIM di mall di kawasan Dukuh Pakis Surabaya. Pelayanan perpanjangan sim dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan 3M secara ketat, guna mencegah penularan covid-19.

Waka Polrestabes Surabaya AKBP, Hartoyo, mengatakan, setiap pemohon sim yang datang, petugas Satlantas Polrestabes yang berjaga di depan pintu terlebih dahulu melakukan pemeriksaan protokol kesehatan.
Seperti, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun atau disemprot menggunakan hand sanitizer. Petugas juga akan mengarahkan kepada setiap pemohon SIM, masuk ke dalam klinik kesehatan untuk dilakukan cek kesehatan.

Jika dinyatakan sehat, petugas akan mengarahkan pemohon SIM untuk melakukan uji Psikotes. Lulus psikotes, pemohon SIM kemudian diarahkan untuk mengisi formulir perpanjangan SIM.
Agar tidak berdempetan di tempat pengisian formulir juga dilakukan jaga jarak dengan ditempel himbauan atau batasan. Tak hanya itu, antrian kursi foto juga dibuat terpisah. Dibukanya pelayanan SIM di mall ini, salah satu pemohon sim merasa senang. Karena, disini sudah menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19.

Pembukaan tempat pelayanan SIM corner ini, sengaja dilakukan untuk menjaga antrian para pemohon SIM di Satpas Colombo. Pasalnya, setiap hari ada sekitar 1.300 pemohon yang melalukan perpanjangan dan pengurusan SIM baru.
Di Surabaya sendiri saat ini ada lima Samsat Corner. Masyarakat yang datang untuk melakukan pemohonan SIM, diharapkan patuh pada protokol kesehatan 3M. (bw)