Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meminta kepada semua pelaku kreatif di Indonesia untuk memahami ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif secara menyeluruh. Hal itu disampaikan Wishnutama saat bertatap muka secara virtual dengan peserta Rakornas ICCN dari seluruh wilayah Indonesia yang digelar di Banyuwangi, Jumat (6/11) malam.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Ketua Umum ICCN Fiki Satari. Wishnutama, mengatakan pemahaman terhadap ekosistem parekraf ini penting, khususnya di era digital. Pelaku kreatif, menurutnya, tidak bisa hanya tergantung dengan produk. “Sebaik-baiknya produk, kalau kita tidak bisa menjualnya sangat disayangkan. Inilah tantangan kita semua ke depan, memahami ekosistem parekraf,” katanya.

Ekosistem yang dimaksud antara lain pengemasan produk, memasarkan, bagaimana aturannya, memahami HAKI, akses permodalan, termasuk penguasaan teknologi.”Itulah yang kita sebut whole ekosistem parekraf. Teman-teman kreatif harus paham secara komprehensif dari A – Z, sehingga pada saat nanti berusaha atau menciptakan daya tarik atau me-monetize agar potensi untuk sukses jauh lebih besar,” jelasnya.

Wishnutama juga menyebut peran ekonomi kreatif sangatlah penting dalam mengembangkan pariwisata nasional. Kenapa? “Alam memang pemberian dari Allah, dan tugas menusia-lah menciptakan daya tarik lebih bagi alam tersebut. Kita semua harus memberi nilai lebih pada kekayaan alam kita untuk memajukan pariwisata nasional. Inilah peran dari ekonomi kreatif,” kata Wishnutama.

Wishnutama juga menyatakan perhelatan Rakornas ICCN yang dipusatkan di Banyuwangi sangatlah tepat. Menurutnya, banyak inovasi, khususnya di sektor parekraf telah dilakukan Banyuwangi, sehingga bisa dicontoh daerah lain.

“Presiden bahkan menilai Banyuwangi sangat serius memperhatikan pariwisata dan sektor kreatif. Banyak inovasi yang sudah dilakukan, bahkan Banyuwangi juga cepat merespon menerapkan adaptasi kebiasaan baru di sektor pariwisata,” kata Wisnutama.

Pihaknya setuju bahwa Banyuwangi adalah kabupaten yang sangat inspiratif. Dia mengaku ering memberi referensi pada daerah lain untuk belajar ke Banyuwangi dalam peningkatan pariwisata dan ekonomi kreatif. (wir)