Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Kampanye protokol kesehatan (Prokes) trus digalakkan Polresta Banyuwangi. Terbaru, Polresta menggandeng Forum Pemuda Lintas Agama untuk mempromosikan prokes. Seperti, selalu bermasker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dalam setiap kegiatan. Gencarnya kampanye prokes ini juga berkaitan jelang hari pencoblosan pilkada.

 Bendahara Forum Pemuda Lintas Agama Kabupaten Banyuwangi Ahmad Sayuri mengatakan pihaknya sejak awal sangat fokus dalam kampanye prokes. Forum ini kata dia berasal dari berbagai ormas keagamaan. Seperti NU, Muhamadiyah, LDII, umat Hindu, Budha, Katolik dan Kristen.

“Khusus pandemi ini, kami dilibatkan oleh Polresta bersama MUI untuk kampanye prokes. Seperti kampanye bermasker dan lainnya,” kata Sayuri usai bertemu Kapolresta Banyuwangi, Jumat (6/11) pagi.

Ditambahkan, pihaknya selalu mendorong kalangan pemuda di Banyuwangi selalu mendukung penerapan prokes. Sebab, Banyuwangi menjadi salah satu rujukan pariwisata. Dengan prokes yang ketat, tentunya Banyuwangi akan membuat wisatawan yakin. Dan, datang ke Banyuwangi.

“Khusus menjelang pilkada, kami bersama elemen daerah siap mendukung pilkada damai dengan standar prokes yang ketat,” pungkas Sayuri. Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin, menegaskan, pihaknya mengajak kalangan pemuda lintas agama karena menjadi bagian dari komponen masyarakat Banyuwangi.

Selama ini, kata dia, pihaknya menggandeng MUI dalam berbagai kegiatan kampanye prokes, termasuk pilkada damai. “Nanti kalangan pemuda lintas agama kita ajak menggelar kampanye prokes. Targetnya, masyarakat bisa sadar seluruhnya dengan aturan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan selalu menjaga jarak,” tegasnya. (wir)