Banyuwangi, (bisnissurabaya) – Pandemi, minat masyarakat untuk menikmati liburan ternyata tetap tinggi. Buktinya, libur panjang akhir pekan (long week end), penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali melalui pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, naik tajam. Sekitar 69 persen. Didominasi kendaraan pribadi. Sisanya bus pariwisata. Naiknya jumlah penumpang diikuti pengetatan protokol kesehatan di kawasan pelabuhan.

Data di Pelabuhan Ketapang, sejak 27 – 30 Oktober, arus kendaraan yang menuju Bali terjadi peningkatan tajam. Namun, tak sampai memicu antrean di pelabuhan. Sebab, penumpang tak membeli tiket manual. Namun, online.
Sehingga, tak ada transaksi di pelabuhan. Kendaraan yang menyeberang didominasi plat B dan L.

“Awalnya, kita prediksi naik sekitar 10 persen. Ternyata, meski pandemi, kenaikan penumpang tembus 69,1 persen dibanding hari normal,” kata General Manager PT Indonesia Ferry Ketapang – Gilimanuk, Fahmi Alweni, Minggu (1/11) siang. Pihaknya menerjunkan 32 unit kapal selama long week end. Ditambahkan, selama long week end, kenaikan penumpang tak hanya terjadi dari Pelabuhan Ketapang. Dari arah Gilimanuk juga naik, sekitar 56,4 persen.

Mobil pribadi dan bus juga mendominasi. “Kebanyakan, lonjakan kali ini adalah wisatawan domestik,” jelasnya. Hingga Minggu (1/11) siang, jumlah penumpang yang kembali dari Bali baru sekitar 55 persen. Diperkirakan akan terus mengalir hingga Senin (2/11) pagi.

Total kendaraan pribadi yang pulang dari Bali sejak Sabtu (31/10), mencapai 1600 unit. Sedangkan bus 185 unit. Sementara, hingga Minggu siang, total kendaraan yang datang dari Bali mencapai 700 unit, sedangkan bus 25unit. Lonjakan penumpang diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat, di Ketapang dan Gilimanuk. (wir)