Blitar, (bisnissurabaya.com) – Hari terakhir ekskavasi situs Candi Gedog, Tim BPCB Jawa Timur/Jatim berhasil menemukan bagian dasar induk bangunan pada kedalaman 2,5 meter dari permukaan tanah. Kendati ekskavasi baru mencapai 25 persen dari struktur yang ditemukan Tim BPCB menyakini situs tersebut adalah sebuah petirtaan pada zaman Kerajaan Majapahit.

Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Jatim selesai melakukan ekskavasi lanjutan situs Candi Gedog. Dihari terakhir itu, tim berhasil menemukan bagian dasar induk bangunan di dalam pagar keliling situs Candi Gedog Kota Blitar.

Bagian dasar induk bangunan ditemukan pada kedalaman 2,5 meter dari permukaan tanah. Artefak berupa Kala dan Yoni juga ditemukan sebagai data pendukung bahwa situs tersebut merupakan bangunan petirtaan pada zaman Kerajaan Majapahit.

Ketua Tim Ekskavasi Situs Candi Gedog BPCB Jatim, Nugroho Harjo Lukito, mengatakan, struktur yang ditemukan tersebut diyakini sebuah bangunan petirtaan tempo dulu. Pasalnya, dimensi ruang pada situs membentuk persegi panjang dan mengacu pada data primer yang berupa beberapa temuan ditambah dengan data sekunder cerita masyarakat setempat.

Ekskavasi yang mencapai 25 persen pada hari terakhir Tim BPCB Jatim juga melakukan penggambaran secara detail struktur temuan dasar candi induk. Gambar tersebut merupakan data apabila dilakukan upaya rekonstruksi untuk mengetahui situs ini berupa bangunan petirtaan atau candi. (khoirul/stv)