Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Direktorat jenderal pajak kanwil jawa timur 1 mewajibkan seluruh  pengunjung yang hendak datang ke kantor tersebut untuk registrasi atau mengisi assessment tes bebas covid-19 terlebih dahulu secara online. Hal ini bertujuan untuk mencegah resiko penularan covid-19.

‘’Penerapan protokol kesehatan di area Direktorat Jenderal Pajak Kanwil Jawa Timur/Jatim 1 terus diperketat,’’ kata Kabid P2 Humas Kanwil DJP Jatim 1, Budi susanto, di Surabaya Rabu (28/10). Bahkan, kata dia, kantor pajak mewajibkan seluruh wajib pajak atau pengunjung yang hendak datang mengurus pajak ke kantor ini, terlebih dahulu untuk registrasi atau mengisi assessment tes bebas covid-19 secara online dari rumahnya masing-masing.

Hal ini bertujuan untuk mencegah resiko penularan covid-19, serta mencegah adanya kerumunan massa di kantor tersebut. Selain pengunjung atau wajib pajak, seluruh pegawai kantor pajak yang berada pada Direktorat Jenderal Pajak Kanwil Jatim 1, juga diwajibkan mengisi assessment tes bebas covid-19 secara berkala.

Selian itu, menurut dia, selama pandemi covid-19 ini jumlah pengunjung yang datang ke kantor pajak dibatasi hingga ada pengurangan 50 sampai 75 persen,dengan tujuan untuk mengurangi penumpukan massa. Untuk mencegah penularan covid-19, seluruh wajib pajak maupun pegawai pajak yang akan memasuki kantor pajak, wajib melakukan cuci tangan yang telah disediakan petugas di depan pintu masuk, serta dilakukan cek suhu badan. (agung/stv)