Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Kebun Binatang Surabaya/KBS, masih melakukan pembatasan jumlah pengunjung. Disamping itu, beberapa area masih belum dibuka. Selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat, para pengunjung diharuskan melakukan pemesanan dan pembayaran tiket secara online.

Libur cuti bersama mulai 28 hingga 30 oktober ini, dipastikan Kebun Binatang Surabaya masih tetap melakukan pembatasan jumlah pengunjung. Yakni, maksimal 1.500 hingga 3000 pengunjung setiap harinya. Padahal sebelum masa pandemi tempat wisata ikonik Surabaya ini, bisa menerima 10 ribu pengunjung.

Selain itu, para pengunjung juga tidak bisa langsung melakukan pembelian tiket pada pintu masuk. Tetapi, harus terlebih dahulu melakukan pemesanan dan pembayaran secara online. Dalam sehari, dibagi dalam dua sesi. Sehingga, diantara jeda tiap sesi, digunakan petugas untuk melakukan penyemprotan disinfektan pada beberapa area.

Salah satu pengunjung asal Kediri, Nia, justru senang dengan adanya pembatasan yang dilakukan KBS. Sehingga, tidak menimbulkan kerumunan di area KBS yang disinyalir, semakin memudahkan penyebaran virus Covid-19.

Sementara itu, Kepala Departemen Marketing KBS, Lastri Pujiono, mengatakan, pengunjung wajib melakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat. ‘’Mulai dari cek suhu tubuh, mencuci tangan, memakai masker hingga menjaga jarak,’’ kata Lastri, di Surabaya Selasa (27/10).

Namun, beberapa area di KBS seperti tunggang gajah, kolam renang, serta gelaran pertunjukan masih belum dibuka. Namun, pengunjung masih bisa  melihat berbagai koleksi satwa di KBS. Seperti  jerapa, anoa, buaya dan harimau sumatra. (sam)