Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Universitas Airlangga/Unair Surabaya fokus pada riset pengembangan obat baru Covid-19. Usai merampungkan laporan uji klinis kombinasi obat Corona pada Badan Intelijen Negara/BIN. Obat baru yang dikembangkan adalah obat Unair Tiga yang merupakan hasil riset terbaik dari lima senyawa sintetis obat baru yang dikembangkan kampus ini.

Rektor Unair Surabaya, Prof Moh Nasih, mengatakan bahwasannya obat baru yang dikembangkan adalah obat Unair Tiga. Obat tersebut merupakan hasil riset terbaik dari lima senyawa sintetis obat baru yang dikembangkan Unair. Obat baru ini mempunyai efektivitas lebih tinggi dari senyawa lain yang telah diteliti. “Saat ini sedang persiapan pengajuan uji klinis ke manusia,” kata Prof Nasih, di Surabaya Senin (26/10).

Terkait kombinasi obat yang diteliti Unair, dia, mengungkapkan, laporan perkembangan uji klinis sudah diberikan pada BIN dan TNI AD. Selanjutnya, pihaknya masih menunggu arahan dari BIN untuk pengembangannya. Riset kombinasi obat dilakukan dalam jangka pendek untuk segera mengatasi Covid-19. Sehingga, saat ini sudah masuk pada pengembangan vaksin lainnya. Vaksin merah putih yang telah diteliti Unair perlu dikaji lebih lanjut untuk meneruskan riset kombinasi obat.

Rektor unair, menjelaskan, meskipun pengembangan kombinasi obat belum berlanjut. Pihaknya, sebagai Perguruan Tinggi memang sudah merasakan manfaatnya, karena hasil risetnya sudah mendapat pengakuan. Kombinasi obat Covid-19 Unair kini menjadi salah satu rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Paru Indonesia untuk penanganan virus corona. (sam)