Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Sejumlah pelayanan di Kejaksaan Negeri Sidoarjo termasuk barang bukti pelanggaran disidak. Dalam sidak, Jamwas Dr Amir Yanto, SH., MM., meninjau beberapa pelayanan WBK hingga Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBM) di lingkukang Kejari Sidoarjo. Inspeksi pimpinan yang dilakukan pertama kali ini, untuk melihat sejauh mana pelayanan Kejari Sidoarjo kepada masyarat.

Jamwas Kejaksaan Agung RI Dr. Amir Yanto SH. MM. MH menyampaikan, kunjungan kali ini untuk melihat pelayanan Kejari Sidoarjo terhadap masyarakat. Bahkan, seluruh pelayanan harus diringkas untuk memudahkan masyarakat.
“Memberikan pelayanan terbaik bukan hanya untuk pemerintah, tapi kepada masyarakat pada umumnya, termasuk bagaimana memberikan pelayanan kepada tersangka, terdakwa, dan terpidana,” katanya.
Saat disinggung mengenai barang bukti yang menumpuk di kantor Kejari Sidoarjo, Jamwas Kejaksaan Agung, menuturkan agar segera dilakukan eksekusi agar tidak menumpuk. Intinya, semua harus dilakukan sesuai dengan SOP.

“Lingkungan kantor ditata dengan baik, agar semua masyarakat yang memerlukan keperluan ke Kejari Sidoarjo, bisa merasa terlayani dengan baik, sesuai dengan WBK dan WBBM,” tegas.

Ia berpesan agar jajaran Kejaksaan di wilayah hukum Sidoarjo, hendaknya tidak hanya bekerja sebagai rutinitas. Namun, harus terukur sesuai target kinerja.
Jamwas meminta, pada kualitas dan menghasilkan outcome yang dirasakan oleh masyarakat. “Yakni, penegakan hukum yang berkeadilan dan memberikan pelayanan publik yang prima,” tutupnya. (rin)