Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Pandemi membuat aktivitas ekonomi di Kabupaten Banyuwangi, seret. Paling parah dialami pengusaha travel. Saat pandemi melanda, mereka kehilangan pelanggan. Imbasnya, penghasilan nol.

Namun, pandemi bukan akhir segalanya. Banyak peluang ekonomi bisa digarap. Seperti dilakukan Rohimah (45), warga Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Demi bertahan hidup, dia memilih banting stir menanam bunga anggrek.

Hebatnya, inovasi ini tak dilakukan sendirian. Dia melibatkan warga sekitar.
“Kami sebenarnya yakin, bahwa jasa travel suatu saat akan pulih kembali, namun kan roda ekonomi keluarga harus terus berjalan. Maka, kami berputar otak mencari peluang lain. Tanam anggrek ini salah satunya,” kata Rohimah, Jumat (23/10) siang.

Selain penggemar anggrek, pandemi membuat orang harus banyak tinggal di rumah. Sehingga, dimanfaatkan untuk berkebun. “Membudidayakan anggrek jadi pilihan kami. Selain tanaman yang sedang dicari orang, saya pikir tanaman yang berbunga pasti akan lebih diminati orang,” imbuhnya. Berbekal hobi merawat anggrek, dia mulai menekuni usaha ini. Lokasinya mendukung, di kaki Gunung Raung. Lahan yang dimiliki juga luas. Berbagai jenis Anggrek dikembangkan.

Seperti dendro, catleya, bulan, tanah dan panda. Juga anggrek hutan endemis Raung. Total 27 spesies. Meski baru, dimulai, sudah banyak konsumen yang tertarik. Ada yang membeli bibit hingga yang sudah berbunga. Kebanyakan dari luar kota. Mulai Lombok, Surabaya dan Jakarta.

Rohimah, memberdayakan warga sekitar dalam proses pembibitan. “Kami menitipkan ke warga sekitar untuk pembesaran bibit, nanti kami berikan upah pembesarannya,” jelasnya.
Rohimah, dibantu laboratorium dari Malang dalam pengembangan varietas anggrek. Sehingga, jenisnya makin beragam. Dia berharap tempatnya menjadi rehabilitasi tanaman anggrek.

Bahkan, museum anggrek spesies Raung. Dia bermimpi desanya yang berbatasan dengan Gunung Raung bisa menjadi kampung Anggrek. “Caranya, setiap rumah memiliki budidaya anggrek,” jelasnya. Jika terwujud, pihaknya yakin desanya akan makmur. Sebab, potensi ekonomi bertanam anggrek ini sangat bagus. (wir)